“Ngarit Yuuuuuk…..!!”
01 Jun 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Peternakan, Uncategorized, unik Tag:arit, kebutuhan rumput sapi perah, ngarit
Setiap peternak pasti sudah pernah melakukan salah satu aktivitas yang di sebut “ngarit” (mengambil rumput untuk pakan ternak). Istilah ngarit dipakai hampir diseluruh tempat di Pulau Jawa. Disebut “ngarit “ karena alat yang sering di gunakan untuk mengambil rumput adalah arit yaitu pisau melengkung yang ujungnya lancip yang dikenal juga dengansebutan sabit.
Arit untuk ngarit mempunyai bentuk dan ukuran yang beragam. Selain itu, cara dan alat yang digunakan untuk membawa rumput hasil ngarit pun berbeda-beda di setiap daerah. Rumput ada yang di ikat trus di gendong, ada yang di taruh diatas kepala ada juga yang menggunakan berbagai alat bantu lainnya.
Peralatan yang sering di pakai untuk membawa rumput antara lain : keranjang, karung bekas pupuk atau makanan ternak, gerobak dan berbagai peralatan lainnya. Salah satu kendaraan pengangkut unik yang pernah saya temui adalah “Roda”. Gerobak Roda adalah alat seperti gerobak dorong beroda satu yang sering digunakan untuk mengangkut rumput oleh masyarakat di sekitar lereng Gunung Tangkuban Perahu. Walaupun ukurannya kecil gerobak ini mampu digunakan mengangkut rumput puluhan kilogram rumput segar.
Ngarit kelihatannya hanyalah pekerjaan sepele namun di balik itu kegiatan ngarit membutuhkan keuletan, kekuatan dan kesabaran yang luarbiasa. Apalagi ketika musim kemarau tiba, para peternak bisa menempuh jarah puluhan kilometer setiap hari untuk mencari rumput bagi ternak mereka. Keterbatasan kepemilikan lahan untuk hijauan makanan ternak dan alih fugsi lahan pertanian menjadi perumahan semakin menyulitkan para peternak untuk ngarit.
Ngarit adalah bukti betapa ketergantungan peternak negeri kita pada alam, Ngarit adalah perjuangan hidup bagi para peternak …
“Ga’ ngarit ga ada duit….”








Komentar Terakhir